Kamis, 22 Oktober 2015

Kantor BLK Pati membuka lowongan kerja baru

PATI. Angka pengangguran yang makin meningkat, dibarengi dengan melemahnya kondisi ekonomi global semakin menambah angka pengangguran, tak terkecuali di Kabupaten Pati. Untuk mengatasi hal tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Pati melalui Dinas sosial tenaga kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten mengadakan berbagai pelatihan keterampilan bagi para pencari kerja di usia produktif.

Pelatihan tersebut di lakukan di BLK (Balai Latihan Kerja) Kabupaten Pati, tahun ini saja jumlah pencari kerja yang telah dibekali keterampilan berjumlah 543 orang, ungkap Subawi selaku Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Pati (Senin/19 Oktober 2015).

Untuk tahun 2015 ini para peserta pelatihan dibagi kedalam empat angkatan. Selain memperoleh keterampilan, mereka juga akan mendapatkan sertifikat kompetensi berdasarkan keterampilan yang mereka dapatkan.

Rabu, 21 Oktober 2015

Jadwal samsat keliling di kabupaten Pati

 Kota, Bagi anda yang ingin melakukan perpanjangan STNK kendaraan bermotor tak lagi harus mendatangi Kantor UP3AD (Unit Pelayanan Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah) Samsat (sistem administrasi manunggal satu atap) Kabupaten Pati. Karena UP3AD Samsat Kab. Pati juga melayani perpanjangan STNK keliling. Dimana saja jadwalnya? Yuk Simak.

Ini Jadwal Pelayanan Samsat Keliling Di Kabupaten Pati

Senin – di Kecamatan Cluwak
Selasa – di Kecamatan Tayu
Rabu – di Kecamatan Batangan
Kamis – di Kecamatan Sukolilo
Jumat – di Kecamatan Tambakromo
Sabtu – di Kecamatan Tlogowungu
Minggu pertama dan ketiga – di Alun-alun Pati
Dengan adanya layanan Samsat keliling ini diharapkan warga Kabupaten Pati dapat terbantu, terutama yang jaraknya cukup jauh dari kota Pati.

Selasa, 20 Oktober 2015

Aprilia sofa,Pengenbang penbasmi jamur dari kulit randu

MUVIZA Pati - Seorang gadis SMA asal Pati, Jawa Tengah mengembangkan biofungisida atau pembasmi jamur dari limbah pohon randu. April tahu kalau para petani di daerah asalnya sering kesulitan menghadapi gangguan jamur.

"Waktu itu kita melakukan penelitian kebetulan tanaman cabe harganya mahal. Karena pada 2012 banyak tanaman cabe yang mati karena terserang jamur," kata Aprillyani Sofa Marwaningtyaz, seorang kandidat Awards 2015.

Dari berbagai sumber termasuk internet, April tahu bila kulit buah randu bisa jadi bahan pembasmi jamur. Ia pun mencoba mengembangkan ide baru.

"Kita cari literatur, cari pengalaman empiris juga. Ternyata kulit buah randu itu mengandung CaCO3, Mg2CO3, Ka2Co3 yang bisa membunuh pertumbuhan jamur pada tanaman cabe," jelas April yang kini mahasiswa semester 2 di Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), seperti ditayangkan televisi SCTV, Kamis (7/5/2015).

Setelah 2 tahun meneliti dan coba-coba, April mendapat formula yang cukup tepat. Bahan-bahannya sederhana dan mudah didapat disekitar, yakni kulit buah randu, air dan Sabun. Biaya mendapatkan biofungisida ala April ini jauh lebih murah dibandingkan dengan biaya membeli produk sejenis yang tersedia di pasar. Harga produk karya April kira-kira seperempat harga produk sejenis.

Di Pati, jamur tanaman bukan perkara kecil, petani cabai sering sekali merugi akibat serangan jamur. Karya April ini mengurangi masalah para petani.

Biofungisida April boleh dikatakan ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan kimia dan memanfaatkan limbah randu yang banyak terdapat di desanya. Karya April akhirnya meraih penghargaan di ajang sains, baik dari dalam maupun luar negeri.

Pada tahun 2013 pada kompetisi sains di Brasil, biofungisida kulit buah randu ditahbiskan sebagai proyek terbaik. Biofungisida abu kulit buah randu sekarang telah dipakai oleh beberapa kelompok tani di Desa Kayen dan sekitarnya.

"Jadikan kekurangan yang kita miliki itu sebagai kelebihan untuk kita pada masa depan. Jangan menyerah, terus maju, keep moving forward," ucap Aprillyani Sofa,